homepage ApartamentoMagazine

Cari Tahu 7 Panduan Lengkap Cara Memilih Template WordPress

Sebagai pengguna platform wordpress, nulis itu emang nyenengin banget, apalagi kalau mood lagi bagus. Udah pasti deh bakal ketagihan dan rasanya gatel kalau nggak nulis sesuatu di platform, iya kan?

Di zaman millenial ini, hampir sebagian besar orang, terutama bussinessman menggantungkan pekerjaannya melalui platform selfhosting dengan CMS WordPress karena dinilai lebih elegan dan menarik. Udah gitu, diem-diem bisa menghasilkan uang sampai belasan juta rupiah per bulan. Ditambah lagi, kalau punya platform, siapa pun bisa ikutan kompetisi platform yang ada hadiahnya sampai puluhan juta rupiah per sesinya.

Tapi, memangnya cukup kalau mengelola platform cuma tahu nulis aja? Yakin? Jelas, enggak! Jangan dikira mereka yang suka nulis itu nggak mikirin tampilan, justru lebih dari itu lho. Bahkan urusan template wordpress aja diperhatiin dengan detail.

panduan memilih template wordpress

Menurut para platformer dan para mastah yang sudah malang melintang di dunia platforming, memilih desain dan tampilan template itu penting untuk keberlangsungan platform ke depannya. Tapi, sebelum menerapkannya, simak yuk panduan lengkap cara memilih template wordpress di bawah ini:

  1. Disesuaikan dengan topik situs

Nggak nyambung rasanya kalau usaha yang lagi dikembangin adalah makanan, tapi tampilan template-nya kosmetik. Apa hubungannya yah? Nggak ada.

Penting diketahui, template yang sesuai dan matching dengan konsep bisnis akan meyakinkan pembeli kalau kamu emang sungguh-sungguh membuka usaha.

 

  1. Cek update terbaru

Kalau menggunakan template, entah berbayar atau gratisan, yang paling pentingnya sih kamu harus mengecek, apakah dari pihak pengembang selalu ngasih update dan support. Solanya, support itu bakal kamu butuhin banget nantinya. Apalagi, semakin update akan semakin bagus.

 

  1. Mobile-friendly

WordPress memang terbilang agak sulit dan memerlukan durasi waktu yang agak lama ketika dibuka melalui smartphone. So, kalau memilih template, ambil yang kira-kira mudah dibuka oleh mesin pencarian mana pun. Mau via ponsel atau pun yang lainnya. Tujuannya sih biar pembaca ngerasa nyaman kalau nyari informasi yang udah ditulis di situs kamu.

panduan memilih theme wordpress

  1. Pilih yang SEO Friendly

Template kalau cuma mengandalkan bagus aja nggak cukup. Soalnya, kalau udah masuk dunia bisnis, kebutuhan SEO penting dan nggak bisa dipisahin. Artinya, sebagus apa pun platform yang udah kamu bangun, tapi kalau templatenya aja nggak mendukung, gimana mau berkembang lebih maju? Jadi, ada baiknya ya pilih template yang udah valid xhtml dan css gitu.

 

  1. Jangan lupakan pengembang template

Bukan cuma templatenya aja yang mesti diperhatiin dan diawasi terus, tapi juga si pengembangnya. Kalau si pengembang ini terkenal punya track record yang bagus dan kredibilitasnya tinggi, maka kamu nggak bakal kesulitan ngasih  pertanyaan tentang seluk beluk template yang udah kamu gunain di platform.

 

  1. Tes Demo

Kalau template udah cocok dan pengembang juga tepercaya, maka nggak ada salahnya buat ngetes demo. Coba perhatiin fitur, tingkat kecepatannya ketika diakses, dan bentuk desain sewaktu udah diterapin ke platform. Kalau semuanya tidak ada masalah dan memang bikin platform kamu lebih fresh, maka jangan ragu buat pakai.

 

  1. Perhatikan rating

Sama kayak kita download aplikasi di Playstore yang wajib baca rating serta review dari pengunduh sebelumnya, nah di wordpress pun juga begitu. Kalau rating-nya tinggi dan review dari para pengguna yang udah pernah nyobain templatenya bagus, maka kamu nggak perlu ragu. Sebaliknya, kalau ternyata respon mereka buruk, jangan sekali-kali dipakai. Soalnya, itu nanti bakalan ngaruh ke wordpress kamu.

Gimana dengan infonya? Mudah-mudahan jadi pencerahan buat kamu yang hobi ngutak atik template ciamiknya wordpress.

 

Please follow and like us:
homepage ApartamentoMagazine

Ternyata Gampang Belajar Ngeblog dengan WordPress

Hai teman-teman mudaku, pada suka ngeblog kan?

Itu lho… curhat-curhat tidak berguna tapi dibaca sejuta umat di dunia. Asik kan? Coba, kalo kita curhat sama temen sampe berbusa? Yang ada kita malah ditinggal nyerocos sendiri. Secara, mereka juga mungkin pengen gantian curhat. Hehee…

Nah, aku mau cerita nih pengalamanku waktu mulai ngeblog. Karena aku butuh banget saluran ekspresi (baca: curhat) dalam bentuk tulisan dan foto. Aku suka ngeshare foto unik dan menarik. Apalagi sekarang juga dah bisa kirim video. Makin tersalurkanlah hobi curhatku ini…hihii

blogging

Dari beberapa platform yang nyediain blog gratis (catet, penting!), seperti  Wordpress, Tumblr, Blogger, Weebly, atau Jigsy, aku milih WordPress yang katanya lebih oke dari sisi teknis dan keamanannya. Yowis, kucarilah info cara ndaftar blog di situ. Setelah brosing sana sini, baca info dan tanya kanan kiri, akhirnya jadilah blog kesayanganku..

Sekarang, untuk nambah amal jariyah yang tidak seberapa ini (ceile…) aku mau bagi-bagi info cara ngedaftar blog di WordPress. Ya, siapa tau nanti kita bisa saling blog walking untuk menambah daftar pembaca blog kita. Blog walking tu kita jalan-jalan ke blog orang ya, bukan blognya yang jalan-jalan. Hehee…

Aku anggaplah kalian dah jago bahasa Inggrisnya, jadi tak perlulah aku bikin kalian tambah suntuk dengan nerjemahin istilah bahasa Inggris. Kalo yang pengen ga mumet, jangan kuatir. Ganti aja settingannya ke bahasa Indonesia, jadi makin gampang deh kalo mo ngutak-atik ganti theme. Perhatiin ya, langkah-langkah pembuatan blog ini. Meleng dikit, aku ga jamin blog idamanmu jadi. (sok galak).

Kenalan dengan Panel Dashboard WordPress

dashboard wordpress

Panel-panel dashboard WordPress ini ngebantu banget lho. Kalo aja aku kemaren model cewek-cewek yang males baca manual book (eh, itu mah aku doang yak), pasti deh tampilan blogku acakadut. Makanya, di sini aku menekankan banget-banget ke kalian, pelajari panel-panel yang akan jadi temen kalian untuk ngotak atik blog ini.

Panel ini ada di area Admin WP ya gaess.. Ada beberapa fitur di halaman pertama WordPress ini yang biasa aku pake untuk ganti-ganti tampilan sesuai mood atau bulan tertentu. Biar selalu kekinian gituh… Di area Admin WP ini, ada beberapa tab yang saya perhatikan:

  1. Mulai Post Pertama: kalo mau bikin post pertama, tab ini ya yang dipake. Jangan yang lain.
  2. Tambahkan WordPress Baru: kalo ini link untuk bikin blog Karena gratis, aku punya lebih dari satu blog lho. Temanya beda-beda, sesuai ma orderan yang mau dikejar. (eaa…)
  3. Lihat Situs: kalo mo ngintip blog sendiri, klik link ini aja.
  4. Admin WP: udah jelaslah ya ini untuk apa.

 

Yuk, Mulai Bikin Blog

Langsung aja masuk ke link ini https://id.Wordpress.com/ untuk mulai daftar. Isi semua informasi yang diminta ya. Mulai dari nama alamat web. ini biasanya disesuaiin ma visi en misi kamu waktu mo bikin blog. Ada yang ingin ngalay, buat sumber nafkah, atau sekedar curhat bagi-bagi informasi yang kadang penting, tapi lebih banyak ga pentingnya. Hihiii… Abis itu klik tombol buat situs web. Dengan demikian, resmi sudah nama blog itu menjadi milikku…. Hurrayyy!

Nah, selanjutnya ada pertanyaan seperti alamat email, username buat login dan alamat blog yang harus aku isi. Kalau udah lengkap, aku klik langkah berikutnya dan masuk ke halaman cari alamat kustom. Halaman ini buat kamu yang mau pakai subdomain. Karena aku ga butuh ya pass aja dengan ngeklik no, thank you. Hahaa…

Udah kelar deh segala yang berbau registrasi. Saatnya milih template atau tema blog. Di sini aku mengkreasikan semua ide-ide untuk nampilin jati diriku di blog. Aku bisa milih tema apapun. Yang sangat bagus juga ada tapi biasanya berbayar, hehee….. Atau mau merenung dulu biar dapet ide tema juga bisa. Jadi, pilih yang standar aja nanti bisa diganti kok.

Seperti yang tadi kubilang, WordPress nyediain paket gratis dan berbayar. Aku? Ya, pilih yang gratis, heheee… Abis itu langsung masuk ke dashboard WordPress.com dan taraaaa…. Blogku sudah komplit registrasinya. Cuma, harus diaktivasi dulu via email yang dikirimin WordPress.

Posting ahhh…

posting wordpress

Ini bagian yang paling menyenangkan buatku. Bagian curhat eh posting, hihii…  Klik tombol tulisan dan muncullah halaman untuk menulis. Sebelumnya lagi-lagi aku harus baca-baca, klak klik tombol yang ada di halaman ini. Kayak ini nih:

  1. Judul konten: isi dengan judul yaaa… makin menarik, makin banyak yang tertarik baca.
  2. Menu formatting: tombol ini untuk nambahin link, ngatur font dan ukuran text, milih-milih warna text, aplot gambar, dan video. Biar pembaca blogku makin nambahlah.
  3. Halaman konten: nah, di sini mulailah aku berkreasi dengan macam-macam konten seperti teks, gambar, dan video.
  4. Kategori dan Tag: harus pake hashtag biar pembaca setia blogku gampang cari tulisanku… (pede)
  5. Udah kelar, klik terbitkan deh biar tulisanku langsung terposting di blog

 

Mudahkan bikin blog di WordPress? Kalo iya, tunggu apalagi? Cepet bikin!

Please follow and like us: